Anak yang diadopsi tidak ingat

KUALA LUMPUR: Seorang wanita terpaksa mengapur ketika perhiasannya senilai sekitar RM40.000 digeledah dan dituduh mengadopsi oleh anak angkatnya sejak kecil.
Sumber itu menginformasikan insiden bahwa korban berusia 47 tahun itu berada di rumahnya di Kampung Seri Aman, Jalan Bistari, Puchong pada pukul 11.30 pagi setelah menemukan perhiasannya hilang pada hari Minggu.
Dia mengatakan berdasarkan rincian korban, dia tinggal dengan anak-anak angkatnya di awal 20-an dan anak angkatnya di rumah sejak pasangan itu menikah sekitar empat bulan yang lalu.
"Korban mengatakan kepadanya bahwa dia menerima panggilan telepon dari ibu mertuanya yang memberi tahu pasangan itu bahwa dia mengambil perhiasannya.
"Dapat dipahami bahwa pada awalnya putra angkatnya tidak mengklaim untuk mengambil perhiasan. Namun, setelah berdiskusi dengan keluarganya, wanita dan suaminya kemudian mengaku melakukannya, "katanya ketika dihubungi, di sini hari ini.
Sumber mengatakan bahwa, begitu perhiasan korban melarikan diri, pasangan itu menggadaikan perhiasan dengan harga RM38.000.
"Wanita itu menyerahkan tanda terima perhiasan kepada korban yang kemudian mengajukan laporan di Kantor Polisi Puchong Jaya," katanya.
Sementara itu, Asisten Kepala Kepolisian Resor Subang Jaya Mohammad Azlin Sadari, ketika dihubungi, menegaskan bahwa partainya menerima laporan tentang insiden tersebut.
"Kedua tersangka (suami dan istri) telah ditangkap dan perhiasan yang diambil itu disita untuk penyelidikan lebih lanjut di bawah Bagian 380 KUHP," katanya.
Sumber : Bharian
close
====[Close]====